Yuk Intip Fundamental dan Valuasi Harga IPO MMIX

Yuk Intip Fundamental dan Valuasi Harga IPO MMIX

Bluepoin.com – PT Multi Medika Internasional Tbk akan melantai di pasar modal lewat IPO atau Initial Offering akhir bulan ini. Dana yang akan diperoleh perseroan mencapai Rp126 Milyar. 

 

PT Multi Medika Internasional Tbk dengan kode saham MMIX  merupakan perusahaan Perusahaan Distribusi pemegang lisensi intellectual property brand K-POP terkemuka. Tapi bagaimana sih fundamental dan valuasi harga saham perdana dari perusahaan ini?

 

 Tentang PT Multi Medika Internasional Tbk

PT Multi Medika Internasional Tbk memfokuskan diri untuk mendistribusikan berbagai produk di perdagangan modern dan e-commerce yang memiliki lisensi kekayaan intelektual (IP), serta bermitra dengan Alfamart dan Indomaret. Selain itu juga Perseroan memegang lisensi global seperti Warner Bros, Hybe Entertainment dan Line Friends.

 

PT Multi Medika Internasional saat ini dikuasi oleh PT Multi Inti Usaha dengan rasio kepemilikan sebanyak 80%.  PT Multi Inti Usaha sendiri merupakan anak usaha dari PT Multi Inti Usaha Group. Setelah IPO PT Multi Medika Internasional akan tetap menjadi pengendali perusahaan dengan rasio 60% kepemilikan dan menjadi 53,3% setelah pelaksanaan waran seri 1.

 

Fundamental?

Kondisi keuangan PT Multi Medika Internasional bisa dibilang kuat perkiraan market cap Rp384 Milyar – Rp504 Milyar. Dengan total aset sebesar Rp82,6Milyar yang sebanyak Rp32,4 Milyar merupakan Liabilitas dan sekitar 50,1 Milyarnya merupakan aset berupa aset lancar.

 

Untuk Kinerja dari perusahaan ini sedang mengalami Kenaikan. Penjualan Perseroan naik 91% YoY menjadi Rp19,74 miliar. Akan tetapi di waktu yang sama beban penjualan dan beban umum administrasi MMIX membengkak sebesar 12 kali dan 4 kali, walaupun laba kotor perseroan juga naik 196% atau menjadi Rp52,13 miliar. 

 

Lewat IPO PT Multi Medika Internasional akan menawarkan sebanyak 600.000.000 lembar saham baru dengan rasio modal 25% dan juga sebanyak 2% akan dialokasikan untuk program ESA. dengan harga penawaran awal yang berkisar Rp 160 – Rp 210 per saham. perseroan berpotensi untuk meraup dana sebanyak Rp126 Milyar Dan Kabar baiknya seluruh dana akan digunakan untuk kepentingan produktif. Di atas kertas mestinya hal ini akan menjadi katalis positif bagi kinerja MMIX di masa depan.

Selain itu perseroaan juga menerbitkan waran seri 1 dengan rasio 2:1 dengan harga pelaksanaan di harga 300 rupiah. Seluruh Dana hasil penerbitan waran akan digunakan sebagai modal kerja.

 

Valuasi harga saham MMIX

menurut perhitungan dari kontan, price of book value(PBV) MMIX pada rentang harga IPO saat ini berada pada kisaran 2,63x – 2,86x. Sementara itu price to earning ratio (PER) 2022 berada pada 7,5x sampai 9,5x. Dengan debt to equity ratio (DER) MMIX sekitar 0,6x.

 

Sekilas, valuasi perusahaan ini terlihat mahal, namun jika dibandingkan dengan emiten sejenis seperti PT itama Ranoraya (IRRA)  di harga Rp1.180 dengan PBV 3,77 dan PER 26,38X maka valuasi harga saham IPO MMIX masih bisa dibilang wajar. 

 

Berikut Jadwal Lengkap Penerbitan Saham MMIX – PT Multi Medika Internasional

Masa Penawaran Awal                                : 15 – 22 November 2022
Tanggal Efektif                                             : 28 November 2022
Masa Penawaran Umum                              : 30 November – 2 Desember 2022
Penjatahan                                                    : 2 Desember 2022
Distribusi Saham Secara Elektronik            : 5 Desember 2022
Pengembalian Uang Pemesanan                 : 6 Desember 2022
Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia       : 6 Desember 2022

 

Gimana tanggapan temen-temen traders sekalian terhadap IPO MMIX, Menurut kalian worth It tidak?. Nah ini semua ringkasan dan jadwal lengkap penerbitan saham MMIX! Tertarik untuk membelinya? jika kamu tertarik, temen-temen traders bisa memesannya saham MMIX melalui lama E-IPO untuk melakukan penawaran awal MMIX saham perdana

 

 

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.