Tingkat Inflasi Indonesia melambat menjadi 5.71%! Sudah Aman Kah?

Tingkat Inflasi Indonesia melambat menjadi 5.71%! Sudah Aman Kah?

Bluepoin.com – Indeks saham di Asia Selasa (1/11) mayoritas ditutup naik karena investor menggeser fokus perhatian mereka pada pertemuan kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve) minggu ini di mana Federal Reserve hampir dipastikan akan menaikkan suku bunga acuan FederaL Funds Rate (FFR) sebesar 75 bps.

 

Investor juga akan mencari sinyal mengenai apakah Federal Reserve mungkin mempertimbangkan perlambatan laju kenaikan suku bunga di periode mendatang. Selain dari keputusan suku bunga Federal Reserve.

 

Dari Asia, data Caixin China Manufacturing PMI Tiongkok yang keluar naik ke level 49.2 di bulan Oktober dari level terendah dalam 4 bulan, 48.1 di bulan September. Ini menandakan sektor manufaktur Tiongkok sudah mengalami kontraksi (< 50) selama tiga bulan beruntun di tengah meluasnya dampak dari kebijakan Lockdown COVID-19.

 

Bank sentral Australia atau Reserve Bank of Australia (RBA) kembali menaikkan suku bunga Cash Rate sebesar 25 bps menjadi 2.85%, tertinggi sejak April 2013. RBA bulan lalu mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps setelah selama empat bulan beruntun menaikkan sukui bunga sebesar 50 bps.

 

Secara keseluruhan, suku bunga acuan Cash Rate sudah merangkak naik 275 bps sejak bulan Mei dan RBA ingin memperlambat laju kenaikan suku bunga dan melihat bagaimana kenaikan suku bunga yang drastis mempengaruhi belanja konsumen di tengah ketidakpastian global.

Lebih lanjut, inflasi sekarang di perkirakan akan mencapai puncaknya di sekitar 8% tahun ini, naik dari proyeksi sebelumnya 7.75% dan akan bergerak turun dengan melambat menjadi 4.75% di 2023 dan sedikit di atas 3% di tahun 2024 sehingga masih akan berada di atas kisaran target inflasi 2%-3%.

 

Dengan kata lain, RBA sedang mempersiapkan siklus pengetatan kebijakan moneter untuk jangka waktu yang lebih lama karena memberi toleransi tingkat inflasi berada di atas kisaran target.

 

Tingkat Inflasi Umum Indonesia melambat menjadi 5.71% Y/Y di bulan Oktober dari 5.95% Y/Y di bulan September dan lebih rendah dari estimasi pasar 5.99%. Dengan demikian, Inflasi Umum masih bertahan di atas kisaran target inflasi Bank Indonesia (BI) 2.0% – 4.0% selama lima bulan beruntun.

 

Statistik

IHSG: 7,052.303 | -46.587 poin |(-0.66%)
Volume (Shares) : 21.970 Billion
Total Value (IDR) : 14.621 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,386.852 Trillion
Saham naik : 186
Saham turun : 355

Sektor Penekan
Energi : -15.086 Poin
Finansial : -10.502 Poin
Konsumen Non Siklikal : -2.008 Poin

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Selasa (02/11) – Bluepoin.

EMTK
BUY  1540 – 1600
TP1 1650 – 1700
TP2 1750 – 1800
TP3 1880 – 1950
SL IF CLOSE <1500

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.