Telekomunikasi Naik! EXCL Bekerja Sama Dengan Meta dan Google!

Telekomunikasi Naik! EXCL Bekerja Sama Dengan Meta dan Google!

Bluepoin.com Indeks saham di Asia sore ini Kamis (23/6) ditutup variatif (mixed) dengan kecenderungan naik tipis di tengah semakin besarmya risiko resesi global akibat kenaikan suku bunga acuan yang agresif, terutama oleh bank sentral AS (Federal Reserve).

Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan memberikan pidato semi tahunannya di depan Kongres AS malam nanti. Investor terus berusaha menimbang risiko bahwa bank-bank sentral di dunia mendorong ekonomi global masuk ke dalam resesi pada saat mereka berusaha menjinakkan inflasi melalui kenaikan suku bunga acuan.

Sejumlah negara di Asia dan Eropa menghadapi prospek ekonomi yang cukup suram dari semakin besarnya potensi resesi ekonomi di AS. Perhitungan awal (flash) data au Jibun Bank Japan Manufacturing PMI turun ke level 52.7 di bulan Juni, terendah dalam 4 bulan dari perhitungan akhir 53.3 pada bulan sebelumnya akibat pemberlakuan kebijakan Lockdown di sejumlah kota besar di Tiongkok.

Sementara itu, perhitungan awal data S&P Global Flash Australia Manufacturing PMI stabil di level 55.8 di bulan Juni, menandakan perbaikan di sektor manufaktur selama 25 bulan berruntun.

Di zona Euro, pertumbuhan usaha telah melambat secara signifikan bulan ini, lebih buruk dari ekspektasi karena konsumen khawatir mengenai tagihan listrik yang tinggi sehingga memilih untuk tetap di rumah dan menunda berbagai pembelian barang untuk menghemat uang.

Perhitungan awal (flash) data S&P Global flash Composite PMI untuk zona Euro anjlok ke level 51.9 di bulan Juni dari 54.8 pada bulan Mei, jauh di bawah ekspektasi 54.0 dan merupakan level terendah sejak Februari 2021.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI7DRRR di 3.5% dengan alasan inflasi mash terkendali. Meskipun inflasi tahun ini diyakini akan menembus kisaran target 2% – 4%, BI tetap tidak terburu-buru memperketat kebijakan moneter karena berbagai subsidi dari Pemerintah akan membantu meredam lonjakan inflasi. Selain itu, BI juga memprediksi inflasi akan kembali ke dalam kisaran target 2% – 4% tahun depan.

 

Indonesia Market Review 

Indeks saham indonesia ditutup naik sedikit didorong oleh kenaikan saham telekomunikasi meskipun investor tetap berhati-hati. Saham telekomunikasi sendiri naik karena dipicu oleh naiknya EXCL menyusul berita kerjasama dengan Meta dan Google.   Saham Konsumer melanjutkan kenaikan karena investor beralih ke saham defensif ditengah kondisi pasar saat ini.

 

Statistik

IHSG: 6,998.267 | +13.956 poin |(+0.20%)
Volume (Shares) : 24.533 Billion
Total Value (IDR) : 15.684 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,152.386 Trillion
Foreign Net Sell (RG): IDR 311.45 Billion
Saham naik : 185
Saham turun : 332

 

Sektor Penguatan Terbesar

Infrastruktur : +1.81%
Kesehatan : +1.18%
Konsumen Non Siklikal : +1.14%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Jumat ( 24/06 ) – Bluepoin

BIMA 
BUY 280 – 296
TP1 310 – 320
TP2 330 – 340
TP3 350 – 360
SL IF CLOSE <270

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.