Rebalancing MSCI Asing Net Buy Rp4,1T! Ini Rekomendasi Saham (2/6)

Rebalancing MSCI Asing Net Buy Rp4,1T! Ini Rekomendasi Saham (2/6)

Bluepoin.com – Indeks saham di Asia Selasa (31/5) di tutup variatif (mixed) dengan kecenderungan naik tipis setelah data memperlihatkan bahwa sektor manufaktur di Tiongkok mulai rebound di bulan Mei setelah Pemerintah melonggarkan kebijakan anti-virus COVID-19 di kota Shanghai dan pusat-pusat industri lainnya Data NBS Manufacturing PMI Tiongkok naik ke level 49.6 di bulan Mei dari level 47.4 pada bulan sebelumnya. Ini menandakan bahwa sektor manufaktur sudah mengalami kontraksi selama 3 bulan beruntun dengan output, pesanan baru (new orders) dan pesanan ekspor baru (new export orders) semuanya mengalami penurunan dengan laju yang lebih lambat.

 

Selain itu, sentimen pasar juga terangkat oleh beberapa dukungan kebijakan yang di keluarkan oleh Pemerintah Tiongkok seperti pemberian Bantuan Uang Tunai untuk para pelaku usaha yang merekrut mahasisiwa baru lulus (fresh graduates) serta dukungan bagi perusahaan internet untuk melantai di bursa luar negeri.
Dari Jepang, investor mencerna rilis data Industrial Output yang menurut perhitungan awal (preliminary) turun tajam 1.3% M/M di bulan April setelah tumbuh 0.3% M/M pada bulan sebelumnya. Ini adalah penurunan pertama sejak bulan Januari.

 

Data lain memperlihatkan bahwa Penjualan Ritel di Jepang tumbuh 2.9% Y/Y di bulan April, lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan 2.6% Y/Y dan menyusul kenaikan 1.7% Y/Y di bulan sebelumnya. Ini menandakan kenaikan Penjualan Ritel selama 2 bulan beruntun dan yang tertinggi sejak Mei 2021.

 

Pergerakan naik indeks regional di batasi oleh kekhawatiran mengenai inflasi di Eropa yang akan menambah urgensi bagi bank sentral Eropa (ECB) untuk mengakhiri kebijakan stimulus era pandemik. Perhitungan awal memperlihatkan bahwa tingkat inflasi di Jerman mencapai 8.7% Y/Y di bulan Mei, tertinggi dalam sejarah. Sementara itu, tingkat inflasi di Perancis juga memecahkan rekor tertinggi terbaru dengan naik 5.8% Y/Y di bulan Mei, lebih tinggi dari tingkat inflasi di bulan April yang sebesar 5.4% Y/Y.

 

Data inflasi untuk zona Euro secara keseluruhan akan dirilis malam ini. Rilis data inflasi ini hanya 10 hari sebelum pertemuan kebijakan ECB di mana para pejabat ECB akan mengumumkan berakhirnya program pembelian aset (Quantitative Easing) serta memberi konfirmasi rencana menaikkan suku bunga acuan di bulan Juli untuk pertama kali dalam lebih dari satu dekade. Sejumlah pejabat ECB bahkan meluncurkan ide kenaikan suku bunga acuan 50 bps dari pada hanya menaikkan suku bunga acuan 25 bps. Pelaku pasar uang (money market) memprediksi kenaikan suku bunga sebesar 113 bps hingga akhir tahun ini, naik 3 bps sejak hari Jumat lalu.

 

Indonesia Stock Market

IHSG ditutup naik karena aksi beli asing dan rebalancing MSCI. Investor asing mencatatkan net buy Rp4,1T di pasar reguler, dengan kenaikan saham-saham batubara yang naik tajam dikarenakan konsumsi batubara China naik karena pelonggaran pembatasan, sedangkan INCO dan AMRT naik terus akibat dari efek masuk indeks MSCI. BKSL mencatatkan rugi bersih Rp21M pada 1Q22 sedangkan WOOD mencatatkan kenaikan laba sebesar +102% dari pendapatan tahun lalu atau total mecapai Rp206,6M.

Statistik

IHSG: 7,148.970 | +111.405 poin |(+1.58%)
Volume (Shares) : 31.889 Billion
Total Value (IDR) : 34.753 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,444.228 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 4.31 Trillion
Saham naik : 320
Saham turun : 234

 

Sektor Penguatan Terbesar

Industrial : +2.30%
Energi : +2.55%
Konsumen Non Siklikal : +1.92%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Kamis ( 2/06 ) – Bluepoin

LABA
BUY 168 - 175
TP1 180 - 184
TP2 190 - 195
TP3 202 - 108
SL IF CLOSE <165

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.