5 Kumpulan Soal Psikotes: Lengkap Beserta Penjelasannya

kumpulan soal psikotes

Bluepoin.com – Bagi kamu yang akan melakukan tes psikotes, dan ingin melakukan latihan, maka di bawah ini kita sajikan kumpulan soal psikotes, yang bisa kamu gunakan sebagai bahan ajar dan persiapan. Perlu diketahui, Tes psikotes adalah tes yang dilakukan untuk mengukur aspek-aspek individu dalam segi psikisnya, seperti kemampuan kognitif, emosional, kepribadian, dan intelegensi.

Tes psikotes biasanya digunakan oleh perusahaan, universitas, atau lembaga lain untuk mengetahui potensi, bakat, minat, dan keterampilan seseorang yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Tes psikotes dapat berupa tes tertulis, tes proyektif, atau tes verbal yang diberikan oleh psikolog profesional.

Kumpulan Soal Psikotes: Lengkap Beserta Penjelasannya

Ada berbagai macam tes psikotes yang sering digunakan, seperti tes logika aritmatika, tes logika penalaran, tes analogi verbal, tes kraeplien atau pauli, tes army alpha intelegence test, dan tes menggambar pohon.

Setiap tes psikotes memiliki tujuan dan manfaat tersendiri untuk mengukur aspek-aspek tertentu dari individu yang diuji. Dan di bawah ini kumpulan soal psikotes lengkap dengan penjelasannya:

1. Tes Sinonim

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman kosakata seseorang. Soalnya berupa kata yang ditulis dengan huruf kapital dan empat atau lima pilihan jawaban yang memiliki arti yang sama atau paling tidak mendekati arti kata tersebut. Contoh:

JAJAK

  1. Bekas tapak kaki
  2. Telaah
  3. Anjing hutan yang berbulu kuning
  4. Menggemburkan tanah

Jawaban: B

Penjelasan: Jajak berarti telaah atau penyelidikan.

2. Tes Antonim

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan verbal dan pemahaman kosakata seseorang. Soalnya berupa kata yang ditulis dengan huruf kapital dan empat atau lima pilihan jawaban yang memiliki arti yang berlawanan dengan arti kata tersebut. Contoh:

PASCA

  1. Setelah
  2. Melewati
  3. Pra
  4. Akhir
  5. Bertepatan

Jawaban: C

Penjelasan: Pasca berarti sesudah atau setelah, sedangkan pra berarti sebelum.

3. Tes Analogi Kata

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan verbal dan penalaran logis seseorang. Soalnya berupa dua pasang kata yang memiliki hubungan tertentu dan satu kata yang harus dicari pasangannya agar memiliki hubungan analogi yang sama dengan pasangan kata pertama. Contoh:

AIR : KERING = UDARA : …

  1. Dingin
  2. Pengap
  3. Hampa
  4. Basah
  5. Segar

Jawaban: C

Penjelasan: Air adalah lawan dari kering, sedangkan udara adalah lawan dari hampa. Hubungan analoginya adalah lawan kata.

4. Tes Logika Aritmatika

Kumpulan soal psikotes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan numerik dan penalaran logis seseorang. Soalnya berupa angka-angka yang disusun dalam pola tertentu dan harus dicari angka yang hilang atau selanjutnya sesuai dengan pola tersebut. Contoh:

2 4 8 16 … 64

  1. 24
  2. 32
  3. 36
  4. 40
  5. 48

Jawaban: B

Penjelasan: Polanya adalah setiap angka dikalikan dua untuk mendapatkan angka selanjutnya. Jadi, 16 x 2 = 32.

5. Tes Logika Penalaran

Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan penalaran logis dan analitis seseorang. Soalnya berupa pernyataan-pernyataan yang harus dianalisis kebenarannya dan disimpulkan sesuai dengan aturan logika. Contoh:

Semua bunga adalah tumbuhan.

Semua mawar adalah bunga.

Kesimpulan: Semua mawar adalah tumbuhan.

  1. Benar
  2. Salah

Jawaban: A

Penjelasan kumpulan soal psikotes: Kesimpulan tersebut benar karena sesuai dengan aturan silogisme kategoris. Jika semua bunga adalah tumbuhan (premis mayor) dan semua mawar adalah bunga (premis minor), maka semua mawar adalah tumbuhan (kesimpulan).

Tes Menggambar Orang (Draw A Man Test)

Tes ini bertujuan untuk menilai kepribadian peserta tes berdasarkan gambar orang yang dibuatnya. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggambar orang, yaitu:

  • Jenis kelamin orang yang digambar (laki-laki atau perempuan) Harus jelas apakah orang yang digambar adalah laki-laki atau perempuan. Hal ini bisa ditunjukkan dengan aksesori, rambut, dan pakaian yang sesuai dengan jenis kelaminnya.

Misalnya, orang laki-laki bisa digambar dengan rambut pendek, celana panjang, atau sikap berdiri yang tegap. Orang perempuan bisa digambar dengan rambut panjang, aksesori seperti gelang, anting-anting, kalung, atau sikap berdiri yang feminin.

  • Usia orang yang digambar (muda, dewasa, atau tua) Harus sesuai dengan usia orang yang digambar. Hal ini bisa dilihat dari raut wajahnya. Raut wajah bisa menunjukkan apakah orang tersebut muda, dewasa, atau tua.
  • Pekerjaan atau profesi orang yang digambar (polisi, petani, pedagang, guru, dokter, pegawai, pengusaha, dan sebagainya) serta latar belakangnya Harus mencerminkan pekerjaan atau profesi orang yang digambar. Hal ini bisa ditunjukkan dengan atribut atau gambar-gambar lain yang mendukung gambar utama.

Misalnya, orang pegawai bisa digambar dengan tas kerja dan map, orang tentara bisa digambar dengan senjata, orang petani bisa digambar dengan cangkul, orang guru bisa digambar dengan kapur tulis atau spidol dan papan tulis, dan sebagainya. Dengan begitu, orang lain bisa langsung mengenali pekerjaan atau profesi orang yang digambar. Dan itulah kumpulan soal psikotes yang bisa kamu gunakan sebagai bahan ajar. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

About the Author: Bluepoin

Situs Teknologi dan Informasi Masakini