2 Kumpulan Contoh Soal Hukum Waris: Lengkap dengan Penjelasannya

kumpulan contoh soal hukum waris

Bluepoin.com – Sedang mencari kumpulan contoh soal hukum waris yang lengkap dengan penjelasannya? Jika iya, maka artikel ini menyajikannya secara lengkap. jadi, kita harap kamu tidak meninggalkan pembahasan ini sebelum selesai.

Dan meskipun kumpulan contoh soal hukum waris yang kita jelaskan merupakan contoh soal dasar, kita berharap bisa menjadi acuan buat kamu memahami materi berikutnya. Tanpa basa-basi lagi, langsung perhatikan di bawah ini.

Kumpulan Contoh Soal Hukum Waris: Lengkap dengan Penjelasannya

Contoh kumpulan contoh soal hukum waris 1

Seseorang yang telah wafat, meninggalkan harta sebesar Rp 180.000.000,- Ahli warisnya terdiri atas istri, ibu, dan 2 anak laki-laki. Bagaimana pembagian warisannya menurut hukum waris Islam?

Jawaban dan Penjelasan

Pembagian warisan menurut hukum waris Islam didasarkan pada bagian-bagian yang telah ditentukan oleh Al-Quran dan hadits. Bagian istri adalah 1/8, bagian ibu adalah 1/6, dan bagian 2 anak laki-laki adalah ‘asabah, yaitu sisa dari pembagian yang lain.

Untuk menghitung pembagian warisan, kita perlu mencari asal masalah, yaitu kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari penyebut-penyebut bagian-bagian tersebut. Asal masalah dari 1/8 dan 1/6 adalah 24. Maka pembagiannya adalah:

  • Bagian istri = (1/8) x 24 = 3
  • Bagian ibu = (1/6) x 24 = 4
  • Bagian ‘asabah = 24 – (3 + 4) = 17

Bagian ‘asabah dibagi rata kepada 2 anak laki-laki, yaitu masing-masing mendapat (17/2) = 8,5

Jadi, pembagian warisan dalam bentuk pecahan adalah:

  • Istri mendapat 3/24
  • Ibu mendapat 4/24
  • Anak laki-laki pertama mendapat 8,5/24
  • Anak laki-laki kedua mendapat 8,5/24

Untuk menghitung nilai nominal dari masing-masing bagian, kita perlu mengalikan pecahan tersebut dengan jumlah harta yang ditinggalkan, yaitu Rp 180.000.000,-

  • Istri mendapat (3/24) x Rp 180.000.000,- = Rp 22.500.000,-
  • Ibu mendapat (4/24) x Rp 180.000.000,- = Rp 30.000.000,-
  • Anak laki-laki pertama mendapat (8,5/24) x Rp 180.000.000,- = Rp 63.750.000,-
  • Anak laki-laki kedua mendapat (8,5/24) x Rp 180.000.000,- = Rp 63.750.000,-

Contoh kumpulan contoh soal hukum waris 2

Seseorang yang telah wafat, meninggalkan harta sebesar Rp 42.000.000,- Ahli warisnya terdiri atas suami dan 2 saudara perempuan sekandung. Bagaimana pembagian warisannya menurut hukum waris Islam?

Jawaban dan Penjelasan

Pembagian warisan menurut hukum waris Islam didasarkan pada bagian-bagian yang telah ditentukan oleh Al-Quran dan hadits. Bagian suami adalah 1/2 dan bagian dua saudara perempuan sekandung adalah 2/3.

Untuk menghitung pembagian warisan, kita perlu mencari asal masalah, yaitu kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari penyebut-penyebut bagian-bagian tersebut. Asal masalah dari 1/2 dan 2/3 adalah 6, sementara pembilangnya adalah 7. Maka terjadi kelebihan (aul), yaitu selisih antara pembilang dan penyebut asal masalah, yaitu (7 – 6) = 1.

Untuk mengatasi kelebihan ini, kita perlu membagi rata kelebihan tersebut kepada semua ahli waris, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing bagian dengan (6/7). Maka pembagiannya adalah:

  • Bagian suami = (1/2) x (6/7) = 3/7
  • Bagian dua saudara perempuan sekandung = (2/3) x (6/7) = 4/7 Jadi, pembagian warisan dalam bentuk pecahan adalah:
  • Suami mendapat 3/7
  • Saudara perempuan pertama mendapat 2/7
  • Saudara perempuan kedua mendapat 2/7

Untuk menghitung nilai nominal dari masing-masing bagian, kita perlu mengalikan pecahan tersebut dengan jumlah harta yang ditinggalkan, yaitu Rp 42.000.000,-

  • Suami mendapat (3/7) x Rp 42.000.000,- = Rp 18.000.000,-
  • Saudara perempuan pertama mendapat (2/7) x Rp 42.000.000,- = Rp 12.000.000,-
  • Saudara perempuan kedua mendapat (2/7) x Rp 42.000.000,- = Rp 12.000.000,-

Contoh Soal 3

Seseorang yang telah wafat, meninggalkan harta sebesar Rp 100.000.000,- Ahli warisnya terdiri atas suami, ayah, ibu, dan 3 anak perempuan. Bagaimana pembagian warisannya menurut hukum waris Islam?

Jawaban dan Penjelasan

Pembagian warisan menurut hukum waris Islam didasarkan pada bagian-bagian yang telah ditentukan oleh Al-Quran dan hadits. Bagian suami adalah 1/4, bagian ayah adalah 1/6, bagian ibu adalah 1/6, dan bagian 3 anak perempuan adalah 1/2.

Untuk menghitung pembagian warisan, kita perlu mencari asal masalah, yaitu kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari penyebut-penyebut bagian-bagian tersebut. Asal masalah dari 1/4, 1/6, dan 1/2 adalah 12. Maka pembagiannya adalah:

  • Bagian suami = (1/4) x 12 = 3
  • Bagian ayah = (1/6) x 12 = 2
  • Bagian ibu = (1/6) x 12 = 2
  • Bagian 3 anak perempuan = (1/2) x 12 = 6

Bagian 3 anak perempuan dibagi rata kepada masing-masing anak perempuan, yaitu mendapat (6/3) = 2

Jadi, pembagian warisan dalam bentuk pecahan adalah:

  • Suami mendapat 3/12
  • Ayah mendapat 2/12
  • Ibu mendapat 2/12
  • Anak perempuan pertama mendapat 2/12
  • Anak perempuan kedua mendapat 2/12
  • Anak perempuan ketiga mendapat 2/12

Untuk menghitung nilai nominal dari masing-masing bagian, kita perlu mengalikan pecahan tersebut dengan jumlah harta yang ditinggalkan, yaitu Rp 100.000.000,-

  • Suami mendapat (3/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 25.000.000,-
  • Ayah mendapat (2/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 16.666.667,-
  • Ibu mendapat (2/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 16.666.667,-
  • Anak perempuan pertama mendapat (2/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 16.666.667,-
  • Anak perempuan kedua mendapat (2/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 16.666.667,-
  • Anak perempuan ketiga mendapat (2/12) x Rp 100.000.000,- = Rp 16.666.667,-

Dan itulah kumpulan contoh soal hukum waris: lengkap dengan penjelasannya. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

About the Author: Bluepoin

Situs Teknologi dan Informasi Masakini