Inflasi Indonesia 4,64%, Suku Bunga Bakal Naik Lagi?!

Inflasi Indonesia 4,64%, Suku Bunga Bakal Naik Lagi?!

Bluepoin.com – Indeks saham di Asia Kamis (1/9) mayoritas ditutup turun karena investor mempersiapkan diri menghadapi kenaikan suku bunga dan tingkat inflasi yang tinggi.

 

Bulan ini, bank sentral AS (Federal Reserve) dan bank sentral Eropa (ECB) di prediksi akan menaikkan suku bunga acuan secara agresif.

 

Data yang di rilis semalam memperlihatkan inflasi bulan Agustus di zona Euro kembali memecahkan rekor tertinggi sehingga memperkuat alasan bagi ECB untuk mengerek suku bunga acuan sebesar 75 bps minggu depan.

 

Investor juga mencerna lesunya aktifitas sektor manufaktur di kawasan Asia selama bulan Agustus seiring dengan kebijakan pembatasan sosial COVID-19 dan tekanan harga yang terus menekan kinerja dunia usaha sehingga membuat prospek pemulihan ekonomi di kawasan Asia menjadi lebih suram.

 

Aktifitas sektor manufaktur melemah di negara-negara mulai dari Jepang, Tiongkok, Korea Selatan hingga Taiwan, sebuah sinyal bahwa lesunya permintaan menambah permasalahan yang harus di hadapi oleh dunia usaha selain dari keterbatasan bahan mentah dan gangguan rantai pasok.

 

Data Manufacturing PMI di Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok semua mengarah pada perlambatan aktifitas ekonomi global di tengah kenaikan suku bunga, inflasi yang tinggi, perang di Ukrania dan penyebaran virus COVID-19.

 

Asia Tenggara masih menjadi titik terang di kawasan Asia dengan tercatatnya akselerasi pertumbuhan aktifitas sektor manufaktur di Indonesia, Filipinaa dan Thailand sementara Malayisa mengalami penurunan tipis pada aktifitas sektor manufaktur.

 

Indonesia Economic Review

Dari dalam negeri, laju inflasi Indonesia melambat menjadi 4.69% Y/Y di bulan Agustus dari 4.94% Y/Y pada bulan sebelumnya dan lebih rendah dari estimasi kenaikan 4.90%.

 

Namun inflasi inti melaju lebih cepat menjadi 3.04% Y/Y di bulan Agustus, tertinggi sejak November 2019 dari 2.86% Y/Y pada bulan sebelumnya.

 

Bank Indonesia (BI) mentargetkan inflasi berada di antara 2% – 4% untuk tahun 2022 dan 2023, sebuah kisaran yang kemungkinan besar akan terlampaui tahun ini dan tahun depan.

 

Ke depan, inflasi di yakini akan meroket dan memicu kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut oleh BI akibat ekspektasi kenaikan harga BBM bersubsidi.

 

Statistik

IHSG: 7,153.104 | -25.486 poin |(-0.36%)
Volume (Shares) : 27.252 Billion
Total Value (IDR) : 12.954 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,372.117 Trillion
Saham naik : 238
Saham turun : 282

 

Sektor Penguatan Terbesar

Teknologi : -1.65%
Barang Baku : -1.47%
Kesehatan : -0.99%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini jumat (02/08) – Bluepoin.com

PKPK
BUY 218 – 230
TP1 238  – 242
TP2 250 – 260
TP3 270 – 280
SL IF CLOSE <210

 

DEWI
BUY 210 – 220
TP1 228 – 232
TP2 240 – 244
TP3 250 – 260
SL IF CLOSE <206

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.