IHSG Turun -3,5%! Investor Khawatir Resesi?

IHSG Turun -3,5%! Investor Khawatir Resesi?

Bluepoin.com Mengawali Semester II 2022, indeks saham di Asia Jumat (1/7) mayoritas ditutup turun karena fokus perhatian investor beralih dari kekhawatiran mengenai inflasi menjadi ketakutan mengenai global resesi.

Ekspansi pada aktivitas sektor manufaktur di Asia tertahan di bulan Juni karena perusahaan manufaktur terpukul oleh gangguan pasokan yang di sebabkan oleh kebijakan Lockdown COVID-19 yang ketat di Tiongkok dan perang di Ukrania sementara risiko perlambatan ekonomi yang tajam di Eropa dan AS memperkuat rasa takut akan terjadinya resesi global.

Rilis serangkaian data Manfacturing PMI memperlihatkan aktifitas sektor manufaktur Tiongkok pulih di bulan Juni meskipun aktifitas sektor manufaktur di Jepang dan Korea Selatan mengalami perlambatan.

Di Taiwan, aktivitas sektor manufaktur bahkan mencatatkan kontraksi, bukti nyata dari gangguan rantai pasok, lonjakan harga komoditas serta kelangkaan bahan mentah

Data Caixin Manufacturing PMI Tiongkok naik ke level 51.7 di bulan Juni dari level 48.1 di bulan Mei. Ini adalah ekspansi yang pertama sejak Februari dan laju ekspansi yang tercepat sejak Mei 2021.

Perhitungan akhir (final) data au Jibun Bank Manufacturing PMI Jepang turun ke level 52.7 di bulan Juni, terendah dalam 4 bulan dari level 53.3 pada bulan sebelumnya.

Data terpisah memperlihatkan tingkat kepercayaan (confidence) perusahaan raksasa manufaktur di Jepang mengalami penurunan di 2Q22 akibat terpukul oleh kenaikan biaya produksi dan gangguan rantai pasok.

Data Tankan Large Manufacturers Index untuk periode 2Q22 yang di rilis oleh Bank of Japan (BOJ) merosot ke level +9 di bulan Juni, terendah sejak Maret 2021 dari +14 di bulan Maret.

Data S&P Global Manufacturing PMI Korea Selatan juga turun ke level 51.3 di bulan Juni dari level 51.8 pada bulan Mei. Ini adalah penurunan selama 2 bulan beruntun akibat keterbatasan pasokan serta aksi mogok kerja oleh para supir truk bulan lalu.

Lebih lanjut, data S&P Global Manufacturing PMI Taiwan turun ke level 49.8 di bulan Juni dari level 50 sementara di Vietnam, data Manufacturing PMI turun tipis menjadi 54 bulan lalu dari level 54.7 di bulan Mei.

Data S&P Global Manufacturing PMI India turun ke level 53.9 di bulan Juni dari level 54.6 di bulan Mei. Ini adalah laju pertumbuhan terlemah sejak September 2021.

Dari dalam negeri, data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia turun ke level 50.2 di bulan Juni dari level 50.8 pada bulan sebelumnya. Meskipun berhasil mencatatkan ekspansi (> 50) selama 10 bulan beruntun, angka di bulan Juni ini menandakan laju ekspansi terlemah sejak Agustus 2021.

Inflasi bulan Juni Indonesia naik 4.35% Y/Y, tertinggi sejak Juni 2017 dan lebih cepat dari kenaikan 3.55% Y/Y yang tercatat di bulan Mei dan melampaui kisaran target inflasi Bank Indonesia yang berada antara 2% hingga 4%.

Statistik
IHSG: 6,794.328 | -117.254 poin |(-1.70%)
Volume (Shares) : 17.752 Billion
Total Value (IDR) : 10.778 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,914.101 Trillion
Foreign Net Sell: 83.91 Billion
Saham naik : 123
Saham turun : 435

Sektor Penekanan Terbesar
Transportasi & Logistik: -4.31%
Industrial : -3.02%
Barang Baku : -2.99%

 

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Senin ( 04/07 ) – Bluepoin.com

LAND
BUY 170 – 182
TP1 188 – 192
TP2 200 – 208
TP3 216 – 220
SL IF CLOSE <165

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.