IHSG Diproyeksikan Kembali Melemah! Ini Penyebabnya

IHSG Diproyeksikan Kembali Melemah! Ini Penyebabnya

 

Bluepoin.com Indeks saham di Asia  Jumat (13/6) di tutup turun tajam setetlah rilis data inflasi AS akhir pekan lalu memicu kekhawatiran mengenai pengetatan kebijakan oleh bank sentral AS (Federal Reserve) yang lebih agresif lagi.

 

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah Jepang (JGB) bertenor 10 tahun naik 0.5 bps menjadi 0.255%, tertinggi sejak 6 Januari 2016 dan menembus 0.25%, batas atas dari kisaran yang di tetapkan oleh bank sentral Jepang, Bank Of Japan (BOJ). Kenaikan ini terjadi meskipun BOJ setiap hari melakukan intervensi pasar dengan membeli JGB bertenor 10 tahun dalam jumlah yang tidak terbatas sejak bulan April untuk menekan imbal hasil tetap di bawah target BOJ. Dalam kebijakan pengendalian kurva imbal hasil (yield curve control), BOJ mengarahkan suku bunga acuan jangka pendek di -0.1% dan imbal hasil JGB bertenor 10 tahun sekitar 0%.

 

Investor sudah mengantisipasi data Consumer Price Index (CPI) AS akan memperlihatkan bahwa laju inflasi telah sedikit melambat bulan lalu. Namun ternyata, inflasi AS naik 8.6% Y/Y di bulan Mei, lebih tinggi dari kenaikan 8.3% Y/Y pada bulan sebelumnya.

 

Dengan demikian, pupus sudah harapan bahwa inflasi telah melewati puncaknya dan justru membuat pelaku pasar waspada bahwa Federal Reserve mungkin akan memperketat kebijakan untuk jangka waktu yang lebih lama dan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.

 

Kekhawatiran seputar situasi COVID-19 di Tiongkok juga menambah tekanan pada sentimen investor di kawasan Asia Pasifik. Pemerintah kota Beijing menunda pelaksanaan ajang pertandingan olah raga, menunda proses pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah serta memperketat berbagai pembatasan aktifitas sosial hanya beberapa hari setelah melonggarkan aturan-aturan itu.

 

Indonesia Market Review 

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup melemah mengikuti penurunan bursa global karena tekanan jual menyusul angka inflasi yang tinggi di beberapa negara. invesor asing masih mencatatkan Net Buy 376 Milyar sedangakan saham komoditas anjlok karena kekhawatiran China akan kembali melakukan lockdown di tengah isu kemunculan covid 19 varian terbaru. IHSG diproyeksikan akan kembali melemah pada  selasa (14/6) ditengah sentimen negatif yang dari dalam maupun luar negeri. CMRY Membagikan Deviden Sebesar Rp63/lembar yang akan cum date pada tanggal 17 Juni 2022

Statistik

IHSG: 6,995.442 | -91.206 poin |(-1.29%)
Volume (Shares) : 27.943 Billion
Total Value (IDR) : 16.760 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,172.176 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 299.85 Billion
Saham naik : 96
Saham turun : 484

 

Sektor Penekanan Terbesar

Transportasi & Logistik: -3.45%
Teknologi : -3.42%
Energi : -3.05%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Selasa  ( 14/06 ) – Bluepoin

 

LAND
BUY 190 – 200
TP1 208 – 212
TP2 220 – 224
TP3 232 – 240
SL IF CLOSE <185 

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.