Ekonomi Tiongkok Melambat IHSG Menguat! Ini Rekomendasi Saham (19/04)

Sektor Energy Eropa +17%!! Cek Rekomendasi Saham (28/04)

Bluepoin, Jakarta – Indeks saham di Asia Senin (18/4) mayoritas di tutup turun karena investor bereaksi atas rilis sejumlah data ekonomi Tiongkok, termasuk Produk Domestik Bruto (PDB) 1Q22.

 

Ekonomi Tiongkok melambat di bulan Maret akibat tekanan pada konsumsi, pasar real estate dan ekspor sehingga menodai laju pertumbuhan ekonomi 1Q22 yang keluar lebih baik dari ekspektasi serta menawarkan prospek yang suram di tengah ledakan penularan virus COVID-19 dan perang di Ukraina.

 

Data ekonomi untuk bulan Maret memperlihatkan Penjualan Ritel kontraksi 3.5% Y/Y, terparah sejak April 2020 dan lebih buruk dari ekspektasi penurunan 1.6% Y/Y. Sebelumnya, Penjualan Ritel tumbuh 6.7% Y/Y selama periode Januari- Februari.

 

Pasar tenaga kerja juga mengalami tekanan di bulan Maret, bulan yang biasanya mencatatkan pertumbuhan karena sektor manufaktur kembali merekrut pekerja setelah libur panjang Tahun Baru Imlek. Tingkat Pengangguran di bulan Maret naik menjadi 5.8%, tertinggi sejak Mei 2020 dari 5.5% pada bulan sebelumnya.

 

Kinerja sektor Industrial cukup terjaga dengan Industrial Production ekspansi 5.0% Y/Y, lebih tinggi dari estimasi kenaikan 4.5% Y/Y namun melambat dari ekspansi 7.5% Y/Y selama periode Januari – Februari.

 

Investasi Aset Tetap (Fixed Asset Investment), mesin pertumbuhan yang di andalkan oleh Pemerintah Tiongkok untuk menopang ekonomi, naik 9.3% Y/Y di 1Q22, lebih tinggi dari ekspektasi, 8.5% Y/Y namun turun dari kenaikan 12.2% Y/Y selama periode januari – Februari. Kontribusi Ekspor Bersih (Net Export) terhadap pertumbuhan PDB menciut jadi 3.7% di 1Q22 dari 26.4% di 4Q21, menggarisbawahi hilangnya momentum pada sektor penting dalam ekonomi Tiongok.

 

Dari dalam negari, surplus Neraca Perdagangan Indonesia naik tajam di bulan Maret menjadi USD4.53 miliar dari USD1.57 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Ini adalah jumlah surplus perdagangan terbesar sejak bulan Oktober 2021.

 

Ekspor melejit 44.36% Y/Y, tercepat dalam 4 bulan terakhir menjadi USD26.50 miliar di topang oleh ekspor non-migas (+43.82% Y/Y) dan ekspor migas (+54.75% Y/Y). Impor naik 30.85% Y/Y dengan pembelian produk non-migas tumbuh 27.34% Y/Y sementara pembelian produk migas lompat 53.22% Y/Y.

 

Indonesian Market Review

IHSG ditutup menguat karena didorong pembelian asing dan data neraca perdagangan yang lebih baik dari perkiraan. investor asing mencatatkan Net Buy Rp617M di pasar reguler setelah Net Buy Sebelas hari berturut-turut, sementara itu saham batu bara diperdagangan mixed setelah pemerintah indonesia memberlakukan royalti progresif baru pada eksportir pemegang izin pertambangan khusus sedangkan batubara mixed saham-saham properti kompak mencatatkan kenaikan setelah BI akan mempertahankan suku bunga.

Statistik

IHSG: 7,275.289 | +39.757 poin |(+0.55%)
Volume (Shares) : 24.337 Billion
Total Value (IDR) : 14.831 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,472.052 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 619.52 Billion
Saham naik : 289
Saham turun : 249

 

Sektor Penguatan Terbesar

Barang Baku : +2.62%
Transportasi & Logistik: +1.90%
Properti & Real Estate : +1.34%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Selasa ( 19/04 ) – Bluepoin.com

AMAR
BUY  380 - 394
TP1 404 - 414
TP2 422 - 430
TP3 442 - 450
SL IF CLOSE <374

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.

2 Comments to “Ekonomi Tiongkok Melambat IHSG Menguat! Ini Rekomendasi Saham (19/04)”

  1. Cuando sospechamos que nuestra esposa o esposo ha traicionado el matrimonio, pero no hay evidencia directa, o queremos preocuparnos por la seguridad de nuestros hijos, monitorear sus teléfonos móviles también es una buena solución, que generalmente te permite obtener información más importante..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *