Big Bank Manggung Lagi! Cek Rekomendasi Jumat 22/4

Sektor Energy Eropa +17%!! Cek Rekomendasi Saham (28/04)

Bluepoin, Jakarta – Indeks saham di Asia Kamis (21/4) ditutup varaitif (mixed) dengan kecenderungan naik di tengah tingginya tingkat inflasi global dan kekhawatiran seputar perang di Ukraina. Sentimen pasar juga tertekan oleh rasa takut akan perlambatan tajam ekonomi di Tiongkok serta masih tingginya harga minyak mentah.

 

Investor menanti sinyal dukungan kebijakan dari Pemerintah Tiongkok karena ekonomi negara itu masih terus bergulat dengan gelombang terparah penularan virus COVID-19 sejak pandemik pecah di tahun 2020. Kebijakan ketat zero-COVID telah menimbulkan keraguan mengenai prospek ekonomi Tiongkok ke depan.

 

Bahkan Managing Director IMF Kristalina Georgieva mengatakan kelesuan ekonomi yang berkepanjangan di Tiongkok akan berdampak besar pada ekonomi global. Namun Kristalina Georgiva menambahkan bahwa Beijing masih punya ruang gerak untuk melakukan penyesuaian kebijakan demi menopang kinerja ekonomi.

 

Berkaitan dengan perang antara Rusia dan Ukrania, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan pemerintahannya mendukung pembicaraan unuk menyelesaikan sengketa internasional namun menentang penggunaan sanksi ekonomi.

 

Komentar Xi Jinping ini adalah upaya terkini Tiongkok untuk mendeskripsikan pendekatan Tiongkok dalam memandang invasi Rusia ke Ukraina. Tiongkok telah secara terbuka memberi dukungan pada Rusia dengan menolak menyebut konflik di Ukraina sebagai sebuah invasi militer dan mengatakan bahwa Rusia terprovokasi oleh perluasan atau ekspansi wilayah NATO.

 

Dari sisi makroekonomi, investor mencerna rilis data Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI) Korea Selatan yang tumbuh 8.8% Y/Y di bulan Maret, lebih tinggi dari kenaikan 8.5% Y/Y di bulan Februari.

 

Investor juga memberi perhatian pada data ekspor Korea Selatan dalam 20 hari pertama bulan April yang tumbuh 16.9% Y/Y pada saat impor lompat 25.5% Y/Y sebagai akibat dari mahalnya harga bahan energi dan komoditas bahan mentah sehingga Neraca Perdagangan menderita defisit USD5.2 miliar.

 

Berdasarkan tujuan, ekspor ke Tiongkok, AS dan Uni Eropa masing-masing meningkat 1.8%, 29.1% dan 12.3%. Data untuk satu bulan penuh akan dirilis tanggal 1 Mei.

 

Indonesian Market Review

IHSG kembali naik dikarenakan ditopang oleh pembelian asing atas saham-saham Big Bank. Investor Asing mencatatkan Net Buy Rp1,86 Triliun di pasar Reguler. sementara itu saham-saham komoditas masih melanjutkan penuruna  karena aksi ambil untung setelah kenaikan harga baru-baru ini. disisi lain LPKR menambah kepemilikan saham d SILO yang sebelumnya 55,4% menjadi 57,9% dan terakhir ada berita dari saham milik pak Sandiaga Uno SRTG yang akan membagikan deviden dari laba tahun 2021 sebesar RP850 Milyar.

 

Statistik

IHSG: 7,276.193 | +48.831 poin |(+0.68%)
Volume (Shares) : 20.132 Billion
Total Value (IDR) : 17.371 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,541.473 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 1.88 Trillion
Saham naik : 257
Saham turun : 289

 

Sektor Penguatan Terbesar

Finansial : +1.38%
Teknologi : +1.08%
Transportasi & Logistik: +0.90%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Jumat  ( 22/04 ) – Bluepoin

BCAP
BUY  230 - 240
TP1 248 - 254
TP2 260 - 266
TP3 274 - 280
SL IF CLOSE <224

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.

2 Comments to “Big Bank Manggung Lagi! Cek Rekomendasi Jumat 22/4”

  1. Gdy podejrzewamy, że nasza żona lub mąż zdradził małżeństwo, ale nie ma na to bezpośrednich dowodów lub chcemy się martwić o bezpieczeństwo naszych dzieci, dobrym rozwiązaniem jest również monitorowanie ich telefonów komórkowych, które zazwyczaj pozwala na uzyskanie ważniejszych informacji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *