Berikut Istilah-Istilah Dalam Saham Yang Wajib Kamu Ketahui

IHSG akan Menguji Level Psikologis di 7000 Minggu Ini!

Bluepoin.com – Pasar saham dalam beberapa tahun ini telah menarik masih banyak investor dan trader baru. Namun kebanyakan dari investor dan trader baru ini terjun tanpa edukasi yang cukup. 

 

Ada banyak sekali istilah dalam dunia investasi yang harus dipahami kamu sebagai investor dan trader baru. Jika kamu ingin mencoba menanamkan dana ke saham, maka istilah-istilah dalam saham pun harus diketahui dan dimengerti.

 

Istilah-istilah dalam saham ini ada bukan hanya sekedar sebagai hal yang menimbulkan kesan keren belaka, akan tetapi, istilah-istilah dalam saham ini merupakan istilah universal yang dipakai di sebagian besar pasar modal di berbagai negara. 

 

Dengan begitu, penyebutan yang sama ini akan memudahkan proses komunikasi antara pihak-pihak yang terlibat di dalam pasar modal, serta memudahkan proses transaksi (jual-beli) saham.

 

Berikut Istilah-istilah yang wajib kamu ketahui

 

1. Sekuritas

Istilah dalam saham pertama adalah perusahaan sekuritas.  Sekuritas sendiri merupakan pihak perantara antara investor dan pasar modal dalam transaksi jual-beli saham. 

Untuk membeli ataupun menjual saham, kamu membutuhkan bantuan perusahaan sekuritas yang memang memiliki wewenang untuk menjalankan transaksi tersebut

Contohnya seperti: BCA sekuritas dengan aplikasinya BCAS , Mandiri sekuritas dengan aplikasinya MOST, BNI sekuritas dengan aplikasinya BIONS dan lain-lain.

 

2. Emiten 

Emiten merupakan sebutan untuk pihak atau perusahaan yang menjual sahamnya di Bursa Efek Indonesia. 

Contohnya seperti : perusahaan Bank Central Asia dengan kode saham BBCA atau bisa disebut emiten BBCA.

 

3. IHSG

Istilah dalam saham yang satu ini dikenal sebagai Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG merupakan indikator pergerakan seluruh harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI). semisal ada 700 emiten saham yang ada di IHSG maka seluruh pergerakan dari emiten tersebut akan dirata-ratakan sesuai dengan valuenya.

 

4. Initial Public Offering (IPO)

IPO atau Initial Public Offering adalah istilah dalam saham yang merujuk pada perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang tercatat dalam IPO biasanya akan segera melantai di bursa efek.

 

Baca juga : Yuk Intip Fundamental dan Valuasi Harga IPO Jayamas Medica (OMED)

5. Listing dan Delisting

Listing adalah pencatatan perusahaan di papan pencatatan bursa efek . Sebaliknya, delisting adalah penghapusan sebuah perusahaan dalam pencatatan di papan bursa efek. Saham perusahaan yang sudah listing akan otomatis akan bisa ditransaksikan di bursa efek begitu sebaliknya perusahaan yang telah delisting akan otomatis tidak lagi dijual di bursa.

 

6. Saham Bluechip

Istilah saham bluechip merupakan saham dengan market cap yang besar serta fundamental perusahaan yang kuat. Dengan kapitalis pasar mencapai diatas Rp10 triliun, saham bluechip memiliki peran untuk menggerakkan IHSG. contoh saham bluechip yaitu: BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI

 

7. Capital Gain, Capital Loss dan Deviden

Capital gain adalah istilah yang merujuk pada keuntungan yang diperoleh karena adanya kenaikan harga jual daripada harga beli suatu efek. contohnya kita membeli saham dengan harga Rp1000/lembar saham dan kita jual di 1200/lembar saham, maka bisa dilihat dari transaksi tersebut kita memiliki keuntungan sebesar Rp200/lembar saham. Keuntungan tersebutlah yang disebut dengan Capital Gain dan begitu sebaliknya untuk capital loss yang berarti mengartikan kerugian yang diperoleh dari selisih harga jual saham.

 

Deviden berbeda dari Capital gain dan loss, deviden sendiri merupakan pembagian laba perusahaan kepada seluruh pemegang saham yang membagikan deviden tersebut. 

 

8. lot

Lot merupakan satuan yang digunakan dalam bertransaksi saham. 1 lot sama dengan 100 lembar saham dan dalam melakukan transaksi saham kita minimal melakukan pembelian sebanyak 1 lot saham atau 100 lembar saham. Misalnya harga saham ABCD Rp1000/lembar maka uang yang harus kita keluarkan sebanyak Rp1000 x 1 lot (100 lembar) =Rp100.000/lot.

 

9. Bullish dan Bearish

Bullish merupakan istilah yang mencerminkan pergerakan dari suatu saham atau indeks saham yang kecenderunga untuk bergerak naik dalam periode tertentu. Sementara Bearish merupakan lawan kata bullish atau kecenderungan untuk mengalami penurunan.

 

10. Saham Small Cap (Saham Gorengan)

Saham small cap merupakan saham lapis tiga yang merupakan saham dengan kapitalisasi pasar rendah.  Sehingga, saham ini mudah dimanipulasi dan menyebabkan pergerakkan harga saham yang fluktuatif.

 

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.