Batubara Kembali Membara! Ini Rekomendasi saham (14/04)

Sektor Energy Eropa +17%!! Cek Rekomendasi Saham (28/04)

Bluepoin, Jakarta – Indeks saham di Asia sore ini Rabu (13/4) ditutup variatif (mixed) dengan kecenderungan naik setelah data inflasi inti (core CPI) bulan Maret AS keluar tidak setinggi yang di takutkan investor.

Akibatnya, pergerakan naik imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury Note) dan apresiasi nilai tukar USD terhenti sementara harga emas terdongkrak ke level tertinggi dalam sebulan terakhir.

Moderasi pada inflasi inti memberi indikasi bahwa meskipun bank sentral AS (Federal Reserve) akan menggeser kebijakan moneter menjadi lebih ketat, ada kemungkinan besar pergeseran itu akan di lakukan secara pragmatis.

Bank – bank sentral di dunia sudah mulai menutup keran stimulus masa pandemik setelah perang di Ukrania memperparah kekhawatiran mengenai inflasi.

Bank sentral Selandia Baru (RBNZ) hari ini mengumumkan keputusan untuk menaikkan suku bunga acuan Cash Rate sebesar 50 bps menjadi 1.5%. Ini adalah kenaikan suku bunga yang ke empat kali secara beruntun dan terbesar dalam 22 tahun.

Bank sentral Kanada (BOC) di prediksi juga akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 1% nanti malam.

Investor mencerna rilis data Neraca Perdagangan Tiongkok yang mencatatkan surplus USD47.38 miliar di bulan Maret, naik dari surplus USD11.83 miliar pada periode yang sama tahun lalu dan melebihi ekspektasi surplus USD22.4 miliar. Dalam 3 bulan pertama tahun ini, surplus Neraca Perdagangan Tiongkok mencapai 162.9 miliar.

Ekspor memperpanjang pertumbuhan double digitnya dengan naik 14.7% Y/Y sementara impor menciut 0.1% Y/Y. Ini adalah penurunan pertama sejak Agustus 2020.

Surplus perdagangan Tiongkok dengan AS lompat 50% Y/Y menjadi USD32 miliar sementara surplus perdagangan Tiongkok dengan Rusia tumbuh 27.8% Y/Y.

Dari Jepang, data Core Machinery Orders bulan Februari anjlok 9.8% M/M, lebih buruk dari ekspektasi penurunan 1.5% dan penurun di bulan sebelumnya, 2.0% M/M. Sektor swasta menahan investasi di tengah tekanan pada profitabilitas akibat membengkaknya biaya bahan bakar dan harga bahan baku.

 

Indonesian Market Review

IHSG ditutup menguat didorong oleh kenaikan saham komoditas dan telekomunikasi ditengah sentimen makro yang lesu terkait inflasi yang tinggi dan pengetatan kebijakan moneter. Investor asing mencatatkan Net But sebesat 1,06T selama sembilan hari berturut-turut. Saham Batubara naik karena kontrak berjangka batubara eropa naik ke level tertinggi karena pembatasan pasokan oleh Rusia

 

Statistik

IHSG: 7,262.777 | +47.996 poin |(+0.67%)
Volume (Shares) : 27.624 Billion
Total Value (IDR) : 17.059 Trillion
Market Cap (IDR) : 9,464.255 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 858.34 Billion
Saham naik : 274
Saham turun : 256

 

Sektor Penguatan Terbesar

Energi : +3.46%
Infrastruktur : +2.05%
Industrial : +1.77%

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Rabu ( 14/04 ) – Bluepoin.com

CENT
BUY  240 - 250
TP1 258 - 264
TP2 270 - 276
TP3 284 - 290
SL IF CLOSE <236

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.

2 Comments to “Batubara Kembali Membara! Ini Rekomendasi saham (14/04)”

  1. When we suspect that our wife or husband has betrayed the marriage, but there is no direct evidence, or we want to worry about the safety of our children, monitoring their mobile phones is also a good solution, usually allowing you to obtain more important information.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *