1.807 kasus baru COVID-19 Muncul Di China! Ini Saham Pilihan (15/3)

Saham Teknologi Naik! Ini Rekomendasi Saham (31/03)

World Market Review

Bluepoin, Jakarta – Indeks saham di Asia Senin (14/3) ditutup variatif (mixed) dengan kecenderungan melemah karena investor masih memantau perkembangan sekitar perang Rusia – Ukraina serta gelombang terkini penularan virus COVID-19 di Tiongkok dan Hong Kong. Kedua peristiwa ini berpotensi memperparah gangguan pada rantai pasok global.

Rusia melebarkan kampaye militernya ke wilayah bagian barat Ukraina dengan menyerang kamp pelatihan militer yang terletak dekat erbatasan Ukrania – Polandia sehingga menewaskan 9 orang dan melukai puluhan orang.

Agen pemeringkat Moody’s mengatakan akan mengkaji ulang (review) peringkat utang atau rating Rusia dan Ukrania setelah melonjaknya risiko keamanan, ekonomi dan keuangan. Dengan Rusia kehilangan akses atas hampir separuh dari cadangan devisanya, masih sebuah misteri apakah Rusia dapat terus melunasi utang luar negerinya.

Pejabat AS mengatakan Rusia telah meminta bantuan Tiongkok dalam bentuk peralatan milier untuk di gunakan dalam operasi militer di Ukraina, sebuah permintaan yang tentunya akan meningkatkan ketegangan menjelang pertemuan antara pejabat AS dan pejabat Tiongkok di Roma hari ini.

Pada hari Minggu, Tiongkok melaporkan 1,807 kasus baru penularan virus COVID-19. Ini adalah jumlah kasus harian terbesar dalam 2 tahun dan lebih dari tiga kali lipat dari jumlah kasus pada hari sebelumnya, 476.

 

Indonesian Market Review

IHSG ditutup menguat ditopang oleh kenaikan pada saham-saham besar mengimbangi penurunan saham komoditas. Investor Asing mencatatkan Net Buy IDR1.08T di Pasar Reguler setelah Net Sell satu hari.

Saham-saham bank besar menopang kenaikan indeks BBRI (+2,7%), BBCA (+1,5%), BMRI (+1,3%). Sementara saham batubara jatuh melanjutkan tren penurunan karena harga minyak turun diikuti komoditas lain, ADRO (-7,0%), PTBA (-4,8%).

Statistik

IHSG: 6,952.204 | +29.602 poin |(+0.43%)
Volume (Shares) : 22.846 Billion
Total Value (IDR) : 15.164 Trillion
Market Cap (IDR) : 8,751.195 Trillion
Foreign Net Buy (RG): IDR 1.33 Trillion
Saham naik : 239
Saham turun : 290

 

Sektor Penguatan Terbesar

Teknologi : +1.85%
Finansial : +0.77%
Konsumen non Siklikal : +0.71%

 

Berita

– FREN – Hasil FY21: Pendapatan IDR10.4T (+11,1% YoY vs IDR9.4T pada FY20) Rugi bersih -IDR435M (vs Rugi bersih -IDR1.52T pada FY20)

– TINS – Hasil FY21: Pendapatan IDR14.6T (-3,9% YoY vs IDR15.2T pada FY20) Laba bersih IDR1.3T (vs Rugi bersih -IDR382.5M pada FY20)

– ERAA – Menargetkan akan membuka 400-500 gerai pada tahun 2022. (Bisnis)

 

Berikut Rekomendasi saham Pilihan Hari Ini Selasa ( 15/03 ) – Bluepoin.com

1.807 kasus baru COVID-19 Muncul Di China! Ini Saham Pilihan (15/3)

BCAP
BUY  238 – 250
TP1 258 – 264
TP2 270 – 276
TP3 284 – 290
SL IF CLOSE <232

You May Also Like

About the Author: bluepoin.com

Bluepoin.com merupakan portal web berita dan artikel daring di Indonesia.

2 Comments to “1.807 kasus baru COVID-19 Muncul Di China! Ini Saham Pilihan (15/3)”

  1. Kompatybilność mobilnego oprogramowania śledzącego jest bardzo dobra i jest kompatybilna z prawie wszystkimi urządzeniami z Androidem i iOS. Po zainstalowaniu oprogramowania śledzącego w telefonie docelowym można przeglądać historię połączeń, wiadomości z rozmów, zdjęcia, filmy, śledzić lokalizację GPS urządzenia, włączać mikrofon telefonu i rejestrować lokalizację w pobliżu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *